Tahapan Proyek Design-Build, Langkah demi Langkah
Alur waktu proyek design-build terbagi menjadi lima tahap, dan masing-masing punya durasi realistis yang sering diremehkan klien yang baru pertama kali membangun. Desain skematik — analisis tapak, konsep awal, penyesuaian anggaran — umumnya memakan waktu empat hingga delapan minggu untuk proyek residensial, lebih lama untuk proyek dengan lebih banyak pemangku kepentingan atau tapak yang lebih kompleks.
Tahap selanjutnya adalah pengembangan desain, mengubah konsep yang disetujui menjadi gambar detail: denah, tampak, koordinasi struktur, pemilihan material. Tahap ini biasanya memakan waktu enam hingga dua belas minggu, dan di sinilah sebagian besar perubahan lingkup seharusnya terjadi, karena biayanya masih relatif murah. Perubahan yang sama jika dilakukan saat konstruksi bisa berbiaya lima hingga sepuluh kali lipat.
Proses perizinan berjalan sebagian paralel dengan tahap akhir pengembangan desain, karena gambar lengkap dibutuhkan sebelum pengajuan. Tergantung wilayah, persetujuan PBG bisa memakan waktu tiga minggu hingga tiga bulan — variabel yang sering diremehkan karena berada di luar kendali langsung tim desain.
Konstruksi sendiri adalah tahap terpanjang, umumnya delapan hingga delapan belas bulan untuk sebuah rumah tergantung ukuran dan kompleksitasnya, diikuti masa serah terima yang lebih singkat untuk finishing, inspeksi, dan sertifikasi SLF. Proyek yang paling dekat dengan jadwal awalnya hampir selalu proyek yang menghabiskan lebih banyak waktu di tahap pengembangan desain dan lebih sedikit waktu mengambil keputusan di lapangan.